Kamis, 16 Juni 2011
Kondisi Selena Gomez Membaik Kekasih Justin Bieber ini berterimakasih kepada fans yang memahami kondisinya.
Aktris dan penyanyi Selena Gomez merasa kesehatannya telah lebih baik setelah dirawat di rumah sakit akibat masalah tekanan darah. Selena harus dilarikan ke rumah sakit setelah tampil dalam acara Tonight Show Jumat pekan lalu.
Dalam akunnya di Twitter, penyanyi yang kini adalah kekasih Justin Bieber itu mengucapkan terima kasih kepada fansnya karena memahami kondisinya yang tak dapat tampil mempromosikan 'Monte Carlo' di California.
"Merasa jauh lebih baik, terima kasih kepada semua (fans) karena begitu pengertian. Tidak sabar untuk bertemu kalian semua hari ini di Santa Monica, tempat rilis Monte Carlo," tulisnya di Twitter.
Gadis 18 tahun ini dirawat setelah menderita mual dan sakit kepala berat. hasil tes menunjukkan ia mengalami masalah tekanan darah.
Sang kekasih, Justin, pun memberi dukungannya untuk Selena. Di twitternya, Justin menulis, "Cepat sembuh Selena."
Pasangan remaja ini mendapat restu dari orang tua Justin setelah mengunjungi keluarga Justin di kampung halamannya di Stratford, Ontario.
Seorang sumber mengatakan, "Justin dan Selena makan siang dengan sepupu, bibi, dan paman Justin. Mereka menerima keduanya dengan baik. Pasangan ini tampak bahagia dan penuh cinta," ucapnya seperti dikutip dari Female First.
Dalam akunnya di Twitter, penyanyi yang kini adalah kekasih Justin Bieber itu mengucapkan terima kasih kepada fansnya karena memahami kondisinya yang tak dapat tampil mempromosikan 'Monte Carlo' di California.
"Merasa jauh lebih baik, terima kasih kepada semua (fans) karena begitu pengertian. Tidak sabar untuk bertemu kalian semua hari ini di Santa Monica, tempat rilis Monte Carlo," tulisnya di Twitter.
Gadis 18 tahun ini dirawat setelah menderita mual dan sakit kepala berat. hasil tes menunjukkan ia mengalami masalah tekanan darah.
Sang kekasih, Justin, pun memberi dukungannya untuk Selena. Di twitternya, Justin menulis, "Cepat sembuh Selena."
Pasangan remaja ini mendapat restu dari orang tua Justin setelah mengunjungi keluarga Justin di kampung halamannya di Stratford, Ontario.
Seorang sumber mengatakan, "Justin dan Selena makan siang dengan sepupu, bibi, dan paman Justin. Mereka menerima keduanya dengan baik. Pasangan ini tampak bahagia dan penuh cinta," ucapnya seperti dikutip dari Female First.
Bruno Mars, 20 Minggu di Puncak Billboard
Selama 20 minggu, Bruno Mars berada di puncak Billboard's Adult Contemporary (AC). Lagu "Just the Way You Are" menjadi lagu yang paling lama bertengger di puncak AC, dalam kurun waktu 50 tahun.
Lagu lain seperti Colbie Caillat's "Bubbly" (2008) dan Daniel Powter's "Bad Day" (2006), hanya mampu berada di tangga AC selama 19 minggu. Lagu "Just the Way You Are" ini menandakan debut Mars menjadi artis yang berada di puncak AC.
Berikut daftar single terlama yang berada di puncak Billboard's Adult Contemporary (AC), sejak diluncurkan 17 Juli 1961, seperti dilansir dari Billboard.com.
1. "Just the Way You Are," Bruno Mars (2011), 20 minggu
2. "Bubbly," Colbie Caillat, (2008), 19 minggu
3. "Bad Day," Daniel Powter, (2006), 19 minggu
4. "Lonely No More," Rob Thomas, (2005-2006), 18 minggu
5 "Heaven," Los Lonely Boys, (2004-2005), 18 minggu
Sebelum berada di puncak AC, lagu "Just the Way You Are", sempat berada di puncak Radio Songs, selama tujuh minggu. Lalu, berada di puncak Adult Pop Songs selama lima minggu, serta nomor satu di daftar Hot 100 selama empat minggu.
Debut album Mars "Doo-Wops & Hooligans" juga langsung masuk daftar Billboard 200 dan berada di nomor tiga pada 23 Oktober 2010. Lalu, selama 35 minggu berada di puncak Top 40. Hingga saat ini penjualan
album tersebut, menurut data Nielsen SoundScan, mencapai 1,1 juta copy.
Lagu lain seperti Colbie Caillat's "Bubbly" (2008) dan Daniel Powter's "Bad Day" (2006), hanya mampu berada di tangga AC selama 19 minggu. Lagu "Just the Way You Are" ini menandakan debut Mars menjadi artis yang berada di puncak AC.
Berikut daftar single terlama yang berada di puncak Billboard's Adult Contemporary (AC), sejak diluncurkan 17 Juli 1961, seperti dilansir dari Billboard.com.
1. "Just the Way You Are," Bruno Mars (2011), 20 minggu
2. "Bubbly," Colbie Caillat, (2008), 19 minggu
3. "Bad Day," Daniel Powter, (2006), 19 minggu
4. "Lonely No More," Rob Thomas, (2005-2006), 18 minggu
5 "Heaven," Los Lonely Boys, (2004-2005), 18 minggu
Sebelum berada di puncak AC, lagu "Just the Way You Are", sempat berada di puncak Radio Songs, selama tujuh minggu. Lalu, berada di puncak Adult Pop Songs selama lima minggu, serta nomor satu di daftar Hot 100 selama empat minggu.
Debut album Mars "Doo-Wops & Hooligans" juga langsung masuk daftar Billboard 200 dan berada di nomor tiga pada 23 Oktober 2010. Lalu, selama 35 minggu berada di puncak Top 40. Hingga saat ini penjualan
album tersebut, menurut data Nielsen SoundScan, mencapai 1,1 juta copy.
Bahaya Ketergantungan Pada Makanan Asing
Pemerintah harus memetakan masalah ekonomi yang membelit negeri ini sebagai tindak lanjut Forum Ekonomi Dunia untuk Wilayah Asia Timur (World Economic Forum on East Asia), 12 dan 13 Juni 2011. "Masalah tiap negara berbeda, sedangkan forum ekonomi dunia sifatnya urun rempug saja," kata pengamat ekonomi Avilian
Dia mengatakan, masalah utama Indonesia adalah pangan dan energi. Kedua komoditas ini telah melambung tinggi, dan bila dibiarkan akan membahayakan perekonomian nasional. Tigginya harga pangan, menurut Aviliani, justru terjadi akibat sedikitnya campurtangan pemerintah. Pemerintah tidak bisa mengontrol harga-harga, sehingga bisa melonjak. Sayangnya, tingginya harga ini tak bisa dinikmati petani, kelompok yang memproduksi pangan. "Mereka harus tunduk pada harga yang dikontrol dari Rotterdam (Belanda)," katanya.
Untuk mengatasai kenaikan harga ini, Aviliani mengusulkan pemerintah harus campur tangan mengendalikan harga pangan, sehingga petani juga diuntungkan. Bila tak ada langkah, petani justru semakin miskin. "Kalau semua tidak mau jadi petani, bagaimana nanti keberlangsungan pasokan makanan?"
Aviliani mengatakan, ketergantungan makanan juga menjadi penyumbang tingginya harga pangan. Karena itu, Aviliani mengusulkan adanya diversifikasi makanan. "Misanya, masyarakat tak hanya makan beras, tapi juga hagung," katanya. "Ini tidak akan membuat harga melambung saat stok beras tipis, karena masyarakat bisa makan nasi jagung."
Ketergantungan makanan impor juga tak bagus. Makanan asing memiiki ketergantungan terhadap nilai tukar rupiah. Memang, saat rupiah menguat harga lebih murah. Tapi, saat rupiah anjlok, harga pangan jauh lebih mahal.
Mengenai infrastruktur yang sering menjadi kendala investasi asing, Aviliani mengatakan, pemerintah harus secepatnya merealisasikan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Pemerintah bisa melakukan hal yang termudah dulu, seperti menggarap proyek BUMN dan menyelesaikan proyek swasta yang belum jalan. "Penghambat investasi menurut World Economic Forum adalah infrastruktur dan birokrasi. Minimal satu dulu diselesaikan."
Rabu, 15 Juni 2011
Langganan:
Postingan (Atom)
